Jangan buru-buru operasi. Hadirilah Roadshow Terapi Expo SambungRaga. Solusi holistik untuk Saraf Kejepit, HNP, Frozen Shoulder, dan Nyeri Sendi yang menyiksa hari-hari Anda.
*Dilayani oleh Terapis Tersertifikasi
Anda sudah mencoba dipijat, minum obat pereda nyeri, ditempel koyo... tapi nyeri itu selalu kembali.
Bangun tidur leher kaku (tengeng) dan kepala sering pusing tanpa sebab jelas.
Sakit luar biasa saat duduk terlalu lama atau saat mencoba bangun dari duduk.
Tangan atau kaki sering kesemutan/baal yang tak kunjung hilang meski sudah digerakkan.
Sangat menyiksa saat dipakai sholat (sujud/duduk) atau saat naik turun tangga.
Sudah divonis Saraf Kejepit oleh dokter tapi takut dengan risiko atau biaya operasi.
Mengapa obat saja tidak cukup? Karena Anda mungkin baru menangani gejalanya (otot tegang/nyeri), tapi belum membereskan akar masalahnya (struktur tulang & sendi yang tidak presisi).
Solusi Masalah Tulang Urat Sendi Anda. Kami tidak sekadar "pijat" dan tidak asal "kretek". Ini adalah Reposisi Tulang (RTAM) yang telah disempurnakan.
Mengembalikan posisi tulang yang miring, melintir, atau bergeser ke posisi presisi alaminya.
Merilis ketegangan urat dan otot kaku yang selama ini "menarik" tulang keluar dari posisinya.
Membebaskan sendi yang terkunci (frozen/stiff) agar jangkauan gerak kembali lancar dan ringan.
Hasilnya? Tubuh terasa ringan seketika!
Saya Ingin Mencoba Terapi Ini50+
Kota Dikunjungi
1000+
Pasien Sembuh
Ini adalah event layanan kesehatan keliling (Roadshow) di mana kami membuka Layanan Terapi Langsung untuk masyarakat dengan standar profesional.
Segera amankan slot antrian. Demi kualitas layanan, kami hanya melayani 30 pasien/hari.
Kota Anda belum ada?
Klik di sini untuk Request Kedatangan
"Saya sudah divonis HNP L4-L5, jalan harus dipapah. Iseng coba ke Expo SambungRaga. Masya Allah, sekali terapi pinggang rasanya 'plong'. Sekarang sudah bisa aktivitas normal lagi."
— Pak Hartono (58 Th), Pensiunan.
"Tangan kiri gak bisa angkat, mau sisiran aja nangis. Terapisnya sabar banget. Uratnya dikendurin dulu baru sendinya dibenerin. Langsung bisa angkat tangan tinggi!"
— Ibu Tari (45 Th), Ibu Rumah Tangga.