Lebih dari sekadar metode. Ini adalah sistem kesehatan holistik untuk "menyambungkan" kembali keselarasan tubuh Anda. Dari metode legendaris RTAM, berevolusi menjadi solusi modern untuk keluarga Indonesia.
Kita hidup di "Zaman Salah Urat". Duduk terlalu lama, gadget, dan kurang gerak membuat struktur tubuh kaku. Banyak metode hanya fokus pada satu hal:
Otot mungkin rileks sesaat, tapi Tulang tetap miring. Nyeri kembali dalam hitungan hari.
Tulang dikoreksi, tapi Urat masih kaku menarik tulang kembali ke posisi salah.
Kami menggunakan Konsep Segitiga Emas: Menyelaraskan TULANG, merilis URAT, dan membebaskan SENDI dalam satu terapi yang aman.
Rasakan langsung sentuhan tangan ahli kami. Kami berkeliling kota untuk memberikan solusi bagi Saraf Kejepit (HNP), Sakit Pinggang, Leher Kaku, hingga Nyeri Lutut.
Ditangani langsung oleh Tim Senior Praktisi SambungRaga di bawah supervisi ketat.
Daftar Terapi SekarangSol Marina Hotel Serpong
SM Tower Malioboro
Lokasi Menyusul
Alur belajar terstruktur dari pemula hingga master. Pastikan kompetensi Anda valid bersama kurikulum kami.
Untuk: Awam/Pemula.
Goal: Menjadi "P3K Tulang" di keluarga. Aman menangani keseleo, salah bantal, & sakit pinggang ringan.
Untuk: Alumni Level 1.
Goal: Membuka praktik profesional. Menangani kasus kompleks (HNP, Frozen Shoulder, Lutut).
Untuk: Alumni Level 2 (Undangan).
Goal: Master Class. Diagnosa intuitif, teknik "rahasia", dan clinical mastery.
Asisten Cerdas Diagnosa & Analisa Tulang Urat Sendi. Kami menggabungkan kearifan metode klasik dengan kecerdasan buatan (AI) untuk akurasi yang lebih baik.
Masukkan keluhan, AI memberikan hipotesa diagnosa based on database RTAM.
Tanya jawab anatomi, kontraindikasi, dan protokol terapi kapan saja.
"Saya pikir harus operasi HNP. Alhamdulillah, setelah diterapi di Expo Yogya, saya bisa sujud lagi tanpa nyeri."
"Ikut Level 1 mengubah hidup saya. Dulu panik kalau anak keseleo, sekarang saya jadi andalan keluarga. Materinya daging semua!"
"Sebagai praktisi, SambungRaga GPT sangat membantu saya saat ketemu kasus aneh. Rasanya seperti didampingi Abi Muma 24 jam."